"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal" (QS. Al-Hujuraat [49] : ayat 13)

Jumat, 14 September 2012

Perbedaan Iran dan Indonesia menanggapi film "Innocence of Muslims"

Beredarnya film berjudul "Innocence of Muslims" yang memuat penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dan kaum Muslim menuai reaksi dari berbagai negara.


Dan dengan santainya AS menberikan tanggapan: Pemerintah Amerika Serikat turut mengungkapkan penyesalan mendalam atas tersebarnya film anti-Islam, 'The Innocence of Muslims'. Meski begitu, pemerintahan Barack Obama mengaku tak dapat menghalangi film tersebut atas nama undang-unda
ng kebebasan berekspresi.
Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, mengatakan, AS memiliki tradisi yang panjang dalam melindungi kebebasan berekspresi.

(http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/12/09/14/mabdkr-as-film-antiislam-dilindungi-kebebasan-ekspresi)




Kecaman keras langsung keluar dari Iran, baik pemerintah maupun ulama maupun warga nya:

*http://www.ipabionline.com/2012/09/pesan-tertulis-rahbar-terkait-film.html

*http://indonesian.irib.ir/hidden-2/-/asset_publisher/yzR7/content/para-marji-taqlid-rilis-statemen-kecaman-tegas-atas-penistaan-terhadap-rasulullah?

*http://internasional.rmol.co/read/2012/09/13/77906/FILM-NABI-MUHAMMAD,-Iran-Kecam-Kebisuan-Sistematis-Washington-Terkait-Film-Nabi-Muhammad#.

Seusai Shalat Jum'at, Warga Iran Serentak Mengutuk Film Menghina Nabi (http://www.abna.ir/data.asp?lang=12&Id=347399)



Begitu juga dengan Indonesia, Presiden, Menteri Agama dan MUI pun mengecam film ini :
*http://nasional.inilah.com/read/detail/1904678/sby-film-penistaan-islam-di-as-tak-bisa-ditolerir

*http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/09/13/maaa5m-sby-sesalkan-penistaan-agama-melalui-media-sosial

*http://id.berita.yahoo.com/mui-jangan-terprovokasi-film-innocence-muslims-034632891.html

*http://www.merdeka.com/peristiwa/menteri-agama-media-jangan-membesar-besarkan-film-anti-islam.html

*http://news.detik.com/read/2012/09/13/093208/2016794/10/menkominfo-segera-blokir-film-innocence-of-moslims-di-youtube?9922022


Baik Iran maupun Indonesia sama-sama memberikan kecaman atas film tersebut, namun bedanya pemerintah Indonesia merasa cukup dengan memblokir film tersebut dari youtube, masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi, tidak memberikan reaksi yang berlebihan apalagi sampai berdemonstrasi.

Entah karena demi menjaga kerukunan antar umat beragama, atau karena takut akan Amerika, sepertinya pemerintah begitu khawatir jika rakyat terprovokasi melakukan serangan ke Kedubes AS seperti yang terjadi di Mesir.
Mengapa harus takut perpecahan antar umat beragama?!

Ini bukan tentang Islam dan Kristen!
Kenyataannya warga Kristen Mesir pun ikut berdemo menyerang Kedubes AS.
“Warga Kristen menolak apapun yang dianggap menghina Islam dan memecah belahkan Mesir.
"Saya disini karena saya adalah warga Mesir dan saya menolak apa saja yang menghina Islam atau yang memicu perpecahan di kalangan warga Mesir," ujar warga Kristen, Rafik Farouk, seperti dikutip ABC, Rabu (12/9/2012).http://international.okezone.com/read/2012/09/12/412/688506/film-menghina-nabi-muncul-kedubes-konsulat-as-diserbu

Bahkan Organisasi dan lembaga Islam dan Kristen di Mesir mengajak warga Mesir untuk mengecam pembuatan film yang menghina Nabi Muhammad Saw.
http://indonesian.irib.ir/hidden-1/-/asset_publisher/m7UK/content/syeikh-al-azhar-kristen-mesir-juga-mengecam-penistaan-terhadap-nabi-muhammad-saw?


Ini tentang Amerika Serikat!

Ini tentang tanggung jawab moral yang harus diselesaikan AS atas “kebebasan berekspresi” yang selalu mereka banggakan.

Dari masalah ini kita bisa menilai bagaimana persatuan rakyat Mesir melawan segala bentuk adu domba pihak asing yang berpotensi memecah belah negara nya.

Harusnya kita semua bisa belajar dari masalah ini.
Sekali lagi… sikap diam pemerintah kita atas ke-diam-an dan kediaman AS benar-benar mengecewakan rakyat Indonesia.



*admin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar