"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal" (QS. Al-Hujuraat [49] : ayat 13)

Rabu, 12 September 2012

Embargo Ekonomi Indonesia…!

Sudah sering dari suara-suara paranoid dan pendukung teori konspirasi, bahwa barat melaksanakan standart ganda dalam politik luar negri mereka. Terutama pada negara berkembang, seperti Indonesia, negara-negara Timur Tengah dan Asia lainnya. Dalam hal ini, Amerika Serikat dan sekutunya, seringkali dianggap punya anak emas dan anak tiri.

Kebijakan ini bersembunyi dalam tameng elegan yang bernama HAM. Hak Azasi Manusia.


Standart ganda ini diberlakukan seperti ini, bila orang Palestina melakukan bom bunuh diri, barat serta merta marah dan mengkutuk perlakuan teroris itu. Namun bila Israel melakukan penyerangan ke bahkan penduduk sipil di wilayah mereka tidak ada tudingan pelanggaran HAM sekalipun.

Inilah standart ganda.

Kemudian, Embargo Ekonomi dilakukan Amerika dan sekutunya ke banyak negara yang memang benar melakukan pelanggaran Ham. Misalnya, Iran, Korea Selatan, Birma, China di masa lalu, Vietnam dan lain lain.

Yang bikin saya heran adalah, dengan begitu banyaknya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia atau terjadi di Indonesia. Kenapa Indonesia hampir tidak pernah diembargo, kecuali di zaman Soekarno. Zaman dimana Indonesia benar-benar bisa menjadi yang paling kuat dan berdaulat di Asia Tenggara…..?!

Yang lebih aneh lagi, pasca peristiwa mengerikan 1966, barat justru berbondong-bondong membantu negara ini berdiri kembali dengan fondasi ekonomi yang sangat rapuh, yaitu hutang. yang harus dibayarkan oleh anak cucu saya kelak, karena jumlahnya yang fantastis. Hutang yang begitu banyak, setelah pelanggaran HAM paling berat se Asia Tenggara, dan No. 3 di dunia setelah China era Ketua Mao dan Jerman di jaman Hitler.

Kenapa Indonesia justru tidak di embargo…? Kok malah dibantu secara ekonomi dalam bentuk hutang..?

Lalu belakangan ini. Birma jelas diembargo akibat pelanggaran HAM yang katanya berat. Begitu juga Iran dan beberapa negara Islam garis keras lain di Afrika Utara. Tapi pelanggaran HAM kelas berat juga terjadi di Indonesia.

Pembunuhan pengikut Ahmadiyah, pelarangan pembangunan rumah ibadah yang sudah seperti kewajiban setiap pemda, perang Syiah - Sunni di Sampang baru-baru ini, FPI, bom gereja, kampanye SARA, pernyataan SARA pemimpin negara dsb… dsb…..
Aneh, ternyata Barat memperlakukan Indonesia, mirip seperti memperlakukan Israel….

Ternyata setelah Soekarno tak ada, Indonesia adalah anak Emas Amerika Serikat. Walau tak ada pangkalan militer AS di Indonesia, ternyata setiap ganti presiden, AS akan mengirim dutanya pertama kali ke Indonesia daripada ke negara Asia manapun.


EMBARGO INDONESIA

Wahai orang Indonesia. Negri ini begitu kaya. Yang terkaya di muka bumi. Inilah surga yang tercabik-cabik. Apapun ada di sini. Indonesia dibutuhkan dunia. Indonesia tidak butuh dunia.

Itulah alasan paling masuk akal kenapa Indonesia tidak diembargo.

Jangan embargo Indonesia, nanti Indonesia bisa mandiri seperti China, bisa mandiri seperti Vietnam, bisa mandiri seperti Jerman. Ini berbahaya. Buai Indonesia dengan sejumlah fasilitas. Buai mereka dengan sejumlah kemudahan. Jangan pernah diembargo. Kecuali persenjataan mereka. Karena embargo senjata bisa membuat bangsa ini menjadi panakut dan jadi kerdil di wilayahnya sendiri yang seperti surga.

Embargo akan membuat Indonesia menjadi kuat. Embargo kedele akan membuat Indonesia benar-benar tanam kedele. Embargo beras, akan membuat Indonesia swasembada beras. Embargo cabe akan membuat Indonesia jadi penghasil cabe no. 1.

* traktorlubis (kompasiana)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar